10 peraturan yang wajib dipatuhi ketika kamu ingin mendaki Gunung Lawu

Baca Juga


Halo Sahabat Insta-Traveller pada artikel kali ini mimin akan share beberapa peraturan yang wajib di taati ketika kalian ingin melakukan pendakian ke Gunung Lawu.

Gunung Lawu adalah Gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur tepatnya terletak diantara 3 Kabupaten. yaitu Kabupaten KarangAnyar,Kabupaten Ngawi ,dan Kabupaten Magetan. Gunung Lawu ini Gunung yang Mistis Karena Bekas tempat Transformasi antara Kerajaan Majapahit dan Demak "Caknun "
Makanya Caknun bilang harus dinikahi dalam artian harus kita Jaga dan Rawat dalam Artian Gunung Lawu itu Istri kita.

tentunya di Gunung Lawu ini banyak pantangan yang wajib diikuti & tidak boleh dilanggar dikarenakan Gunung Ini disakralkan oleh penduduk setempat .
Oleh karnanya dimana bumi dipijak disitu lah langit dijunjung ,Sama halnya ketika kita ingin bertamu ke rumah orang maka kita harus ber-etika & taat pada tuan rumah yang ingin kita kunjungi.
maka dari itu jadilah pendaki yg bijak & bisa mentaati peraturan peraturan yang berlaku. Maka dari itu mimin akan share beberapa peraturan yang wajib ditaati ketika kita ingin mendaki Gunung Lawu  :

1.Dilarang membuat jalur terobosan

Ikutilah jalur jalur yang sudah disediakan Oleh Pengelola pihak base camp Gunung Lawu , jangan sekali kali atau mencoba coba untuk melakukan pendakian dengan membuat jalur terobosan atau jalur baru . Apalagi untuk kalian yang minim pengetahuan dan ilmu navigasi , jika kalian memang berniat ingin untuk membuat jalur pendakian dan faham ilmu navigasi , ikutlah dengan para volunteer pihak pihak base camp atau pengelola base camp yang akan ingin merintis jalur pendakian baru . Jangan membuat jalur terobosan secara ilegal karena pada akhirnya akan membahayakan keselamatan kalian apalagi untuk kalian yang awam ilmu navigasi .

2. Memisahkan diri dari rombongan

Pada umumnya memisahkan diri dari rombongan adalah sebuah hal yang tidak patut dilakukan dalam pendakian digunung manapun , tidak hanya digunung Lawu .
Jika kalian melakukan pendakian secara rombongan atau berkelompok , usahakan jangan pernah memisahkan diri dari rombongan . Usahakan kalian dan rekan rekan rombongan kalian tetap bersama
dan utuh dari bawah awal pendakian
atau titik kumpul pertama di base camp lalu muncak dan hingga turun kembali dibase camp sampai kembali ke rumah masing masing .

3.Menggunakan Obor untuk Penerangan & Menggunakan Api Unggun

Untuk penerangan pada umumnya setiap Gunung dan pengelola Base Camp memang mewajibkan para pendaki menggunakan penerangan menggunakan headlamp , Senter atau dan sejenisnya . Tidak direkomendasikan menggunakan Obor untuk penerangan & Menggunakan api . Hal ini juga diterapkan di Gunung Lawu , karena api sangat rawan menyambar dan rawan terjadi indikasi kebakaran hutan .

4.Membuat kotor kawasan Gunung Lawu / Melanggar pantangan setempat

Antara lain seperti :
- Memakai pakaian berwarna  Hijau Pupus
Belum tahu secara pasti apa alasan pihak base camp melarang pendaki untuk memakai pakaian berwarna hijau , namun disisi lain menurut mimin . Pakaian berwarna hijau bersifat kamuflase , sehingga apabila ada pendaki yang hilang akan menyulitkan pihak base camp untuk melakukan pencarian karena baju hijau menyatu dengan pepohonan . Sehingga akan sulit untuk ditemukan .

-Dilarang memakai pakaian Bercorak Gadung mlati , poleng, benang telon & mrutu Sewu .

5.Mengeluh Jika mengalami Kesulitan

Jika kalian melakukan pendakian sesulit apapun cobaan yang akan dihadapi nantinya usahakan jangan sesekali untuk mengeluh ,tetap semangat konsentrasi dan usahakan fikiran tetap fokus . Karena pada akhirnya mengeluh pun tidak akan memecahkan masalah .

6.Berkata kasar jorok & tidak senonoh

Bukan hanya di gunung Lawu yang tidak boleh berkata kasar dan jorok . Digunung
Lain pun Kalian harus benar benar bisa menjaga etika , adab perilaku dan perkataan kalian ya .
Karena yang ada Di Gunung bukan makhluk seperti manusia saja , banyak makhluk tuhan lainnya juga .

7.Melamun dan berfikiran kosong


Melamun dan berfikiran kosong wajib kalian hindari dan juga dihilangkan dari mindset kalian , selelah apapun kalian ketika istirahat jangan lah sesekali kalian melamun apalagi berfikiran kosong . Isi waktu luang kalian ketika istirahat dengan ngobrol dengan rekan pendakian kalian contohnya , biasanya hal ini sering dilakukan seorang introvert yang cenderung susah bersosialisasi . 

8.Berlagak sombong & congkak


Berlagak sombong ini sifat buruk yang wajib kalian buang jauh jauh jika memang terdapat dan ada di diri kalian , Di hadapan alam semesta itu manusia tiada artinya . maka dari itu kalian tidak boleh merasa besar dan merasa bisa  ketika kalian berhadapan dengan alam. Sejatinya Gunung itu mengajarkan kita , betapa kecilnya kita itu dihadapan alam semesta .

9.Mengganggu Makhluk Lain
Makhlik yang ada Di Gunung Bukan hanya kalian ya , banyak mahluk ciptaan Tuhan disana . Seperti antara lain, binatang dan makhluk halus hihi .

10.Merusak tempat-tempat yang dianggap keramat atau sakral oleh penduduk setempat

Seperti Pasar Dieng , Puncak Hargo dumilah , Hargo dalem & Sumber air sendang drajat .
Di Pasar Dieng terdapat  tumpukan batu yang bisa dibilang cagar budaya yang tertata rapi , di Hargo Dalem terdapat tempat Petilasan untuk para peziarah .

Sumber air sandang derajat , berupa sumber mata air sakral yang merupakan tempat sebelum moksa prabu Brawijaya V

Hanya itu saja artikel yang Mimin bagikan pada kali ini , semoga bermanfaat untuk kalian yang akan melakukan pendakian ke gunung lawu . Maupun ke gunung lainnya , karena dimanapun bumi dipijak disitu langit dijunjung , jadilah pendaki yang bijak dalam melakukan sesuatu .
Salam lestari ~

Author

FarhanAl-Farizi FarhanAl-Farizi Fiksioner is a free template that suitable for personal blogging because the layout is like a journal.

Post a Comment