Ads 720 x 90

Rekomendasi Jalur Pendakian Gunung Bismo dan Estimasi Waktu Pendakiannya







Gunung Bismo memang tidak terlalu terkenal
di Pulau Jawa. Namun gunung ini telah di buka
resmi untuk umum pada tanggal 20 Juli 2019
oleh Gubernur Jawa Tengah.
Bapak Ganjar Pranowo telah resmi membuka
jalur pendakian untuk Gunung Bismo.

Berlokasi di antara Desa Campursari dan Desa
Sukunang,

Kabupaten Wonosobo. Gunung Bismo memiliki
ketinggian 2.338 MDPL.

Untuk jalur pendakiannya kamu bisa melakukan
via Silandak. Jalur ini di resmi kan secara langsung
oleh Gubernur Jawa Tengah.

Jalur Silandak bertempat di Desa Slukatan,
Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo.

Artikel terkait : Pendakian Gunung Prau , Dieng Wonosobo

Pendakian Gunung Sindoro via Alang Alang Sewu



Untuk kamu yang ingin merasakan indahnya
puncak Gunung Bismo kamu hanya bisa
melewati jalur resmi yang telah dibuka oleh
Bapak Ganjar Pranowo tersebut.


Untuk yang ingin mendaki ke Gunung Bismo
kamu bisa memulainya
dari Bascamp Deroduwur. Untuk bisa sampai ke
Basecamp kamu bisa memakai dua transportasi
alternatif yang bisa gunakan.

Dari pusat Kota kamu bisa menuju langsung ke
Mojotengah yang merupakan arah ke makam
Mbah Muntaha yang berada di Alun-Alun Wonosobo.


Pada pertigaan argipeni, ambil ke kiri, kemudian
ke arah unsiq, lalu lurus sampai pertigaan kalibeber,
lurus terus kemudian
kamu akan sampai di Mojotengah.

Jika kamu masih ragu, tangan sungkan untuk
menanyakan ke warga ya.


Selain itu, kamu juga bisa naik angkutan umum,
seperti angkot.
Bisa dari Alun-alun Wonosobo kemudian
naik mobil L3000 yang
dikenakan biaya sekitar 10 ribu per orang.
Kalau kamu ingin lebih santai dan berkoordinasi
dengan teman atau ojek.

kamu juga bisa memulainya dari alun-alun
sampai ke bascamp.
biaya yang dipatok berkisar kurang lebih
30 ribu per orang.
Untuk estimasi waktu yang dibutuhkan
selama pendakian berkisar antara 2
sampai 4 jam saja.

Waktu tersebut tergantung dari fisik si
pendaki itu sendiri.
Akan tetapi rata-rata waktu yang dihabiskan
untuk mendaki Gunung Bismo
berkisar 3 jam untuk sampai ke puncak gunung.

Gunung Bismo sendiri masih dalam kawasan
pegunungan Dieng.
Selain mendaki Gunung Bismo kamu juga bisa
sekalian mampir ke Dieng.





Untuk kamu yang mendaki via Silandak,
jalur pertama yang harus kamu lewati
bernama Dewa Brata, jalur ini didominasi
dengan track yang cukup landai,
serta diiringi oleh pemandangan yang indah
nan menggoda agar kamu ingin
mendaki kesini.

Selama tracking di jalur pertama kamu akan
melihat banyak pohon ilalang
selama dalam perjalanan.

Setelah itu kamu akan sampai ke pos kedua
yang bernama Hutan Pakis.
Jalur ini bisa dibilang merupakan jalur yang
sulit karena memiliki jalur tracking
yang menanjak.

Disini kamu harus memiliki ekstra tenaga

agar bisa melewati jalur Hutan Pakis.





Untuk pos ketiga Gunung Bismo diberi nama
Sigandul. Pos ketiga ini hampir mirip
dengan pos kedua, dimana jalur tracking yang
menanjak serta diiringi dengan pohon
yang rindang.
Perhatikan fisik kamu dan jangan memaksakan
diri agar kamu selamat sampai puncak.


Menariknya, setelah kamu melewati pos 3,
kamu akan menemui sebuah trowongan
yang diberi nama Mesra. Trowongan ini
merupakan khas dari gunung Bismo.

Biasanya para pasangan yang mendaki gunung
bismo akan istirahat sejenak disini dan
mengabadikan foto-foto mereka.
Setelah itu, kamu akan sampai di pos 4
yang disebut dengan Camp Area Gunung Bismo.
Para pendaki biasanya beristirahat disini
sebelum melanjutkan untuk
ke Puncak Gunung Bismo.




Nah akhirnya kamu sudah sampai ke Puncak
Gunung Bismo setelah melewati
beberapa pos yang disediakan oleh
jalur Silandak. Selama perjalanan
tersebut kamu akan memakan waktu
kurang lebih 3 jam.

Di Puncak Gunung Bismo kamu akan
melihat pemandangan yang eksotis.
Selain itu kamu juga dapat melihat
beberapa puncak gunung lain,
ditambah pemandangan indah di atas awan.
akan memanjakanmu,

Tentunya bagi kamu yang ingin
merasakan pengalaman baru dalam mendaki,
tentunya Gunung Bismo menjadi salah satu
pilihan yang wajib kamu jelajahi.
Tentunya jangan lupa untuk membawa
dan mengecek perlengkapan sebelum mendaki,
supaya selama perjalanan tidak ada masalah,
serta jaga lingkungan dengan cara
tidak membuang sampai di area gunung.
dan selamat sampai ke rumah kembali.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter