Resiko yang dihadapi mendaki dimusim hujan ,kamu harus tau 3 hal ini

Mendaki dimusim hujan , kamu akan menghadapi 3 resiko ini
Resiko mendaki dimusim hujan
 kamu akan menghadapi 3 hal ini 
sumber gambar :@dzawin_nur

Mendaki dimusim hujan memang sebuah hal yang paling di jengkelkan dalam dunia pendakian .
pasalnya ketika mendaki di musim ini kamu akan cenderung menghadapi resiko dan tantangan yang jauh lebih besar ,
dibanding ketika melakukan pendakian pada saat musim kemarau .

lantas , resiko apa saja yang nantinya akan dihadapi ketika mendaki dimusim hujan?
Atau bahkan nanti kamu akan mengalaminya? mari kita ulas di artikel pada kali ini.

untuk kamu yang memang sudah terlanjur mempunyai jadwal pendakian di musim-musim hujan ,
Kamu harus tau resiko nantinya yang akan dihadapi.

Menurut data dari pihak BMKG ,
musim hujan di prediksi sudah dimulai pada awal bulan Oktober 2019 kemarin.
dan akan berlanjut hingga titik akhirnya pada awal bulan Februari 2020 mendatang .

Tak dapat dipungkiri benar halnya prediksi dari pihak BMKG , awal Oktober kemarin hujan sudah mulai mengguyur beberapa wilayah di Indonesia .

Dengan demikian , mari kita bahas 3 resiko yang akan dihadapi ketika mendaki dimusim hujan . 


1.Rentan Terkena Hipotermia


Resiko mendaki dimusim hujan , kamu harus tau
Gambar : sumeks.co

Hipotermia salah satu penyakit mematikan yang kerap kali dialami oleh sebagian pendaki terutama di Indonesia ,
Hipotermia merupakan gejala dimana tubuh kehilangan keseimbangan untuk mengatur tekanan udara dingin .

Resiko nya yang akan dialami ketika mengalami hipotermia adalah kehilangan kesadaran & yang lebih fatal bahkan meninggal dunia .

Oleh karenanya , mengapa dimusim hujan pendaki lebih rentan mengalami hipotermia?
Jawabannya adalah karena kedinginan .

Kedinginan yang disebabkan karena terkena guyuran air hujan disepanjang perjalanan ,
ketika sudah kedinginan dan menggigil lalu kamu terlalu berlama berdiam diri dibarengi tidak mengganti baju yang basah akan menyebabkan kamu terkena gejala hipotermia .

Tapi sebaliknya ,
ketika kita kedinginan dan terus berjalan melakukan pendakian . maka tubuh akan terus membakar kolestrol yang menghasilkan panas pada tubuh .

alhasil kondisi tubuh kita akan tetap
hangat dan terjaga walaupun sudah terkena terpaan air hujan , banyak pendaki yang mengabaikan hal ini .

2.Menguras lebih banyak tenaga 



Menguras lebih banyak tenaga.
yaps tentu , mendaki dimusim hujan membuat tenaga kamu lebih banyak terkuras .
mengapa demikian ?  karena disebabkan oleh kondisi medan jalur pendakian yang lebih sulit untuk di lalui .

musim hujan membuat kondisi jalur pendakian akan semakin licin ,
karena kondisi jalur yang licin maka kamu harus lebih berhati - hati lagi dalam melalui jalur- jalur pendakian mu .

Berbeda ketika kamu melakukan pendakian dimusim kemarau ,
Musim kemarau jalur tidak licin dan mudah untuk dilalui .

Mendaki musim hujan ceroboh sedikit bisa fatal keselamatan kamu , oleh karena nya harus selalu utamakan keselamatan kamu & memperhatikan resiko resiko yang akan dihadapi ya .

3.Tidak mendapatkan view yang bagus


3 resiko mendaki dimusim hujan ,kamu harus tau
Gambar: hipwee.com

Mendaki gunung dimusim hujan , kemungkinan kamu mendapatkan view yang bagus dan cerah adalah 20 persen selebihnya tidak usah diharapkan .

karena mendaki dimusim hujan sering kali terjadi kabut tebal .
Ketika kabut tebal mulai turun dan menyelimuti , maka akan membuat view lautan awan tertutup .

Ketika ini terjadi,  yang bisa kalian pandang hanyalah gumpalan putih seperti tembok di dinding rumah hihi .
Tapi tidak jarang juga banyak pendaki yang mendapatkan view cerah ketika mendaki dimusim hujan ,
karena kondisi cuaca bisa sesekali berubah dan memang sangat sulit untuk di prediksi .

Toh mendaki bukan hanya tentang view yang cerah , tapi tentang apa pelajaran & pengalaman yang nanti akan kita dapatkan.

Baca juga : Ingin mendaki dimusim hujan ? Kamu harus baca beberapa tips berikut ini


FarhanAl-Farizi
Seorang lulusan pelajar SMK yang mengisi waktu luang untuk melakukan hal hal yang bermanfaat dan belajar menulis artikel di blog . untuk ulasan , kritik dan saran bisa komentar di kolom yang telah disediakan .
Newest Older

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter